Camat Lawang Wetan, Candra, meninjau rumah warga desa Pandan Dulang yang mengalami kebakaran, pada hari Selasa tanggal 10 Januari 2023. (foto : WartaDesaku.id/Eka Sahputra)
Camat Lawang Wetan, Candra, meninjau rumah warga desa Pandan Dulang yang mengalami kebakaran, pada hari Selasa tanggal 10 Januari 2023. (foto : WartaDesaku.id/Eka Sahputra)

Camat Lawang Wetan Datangi Rumah Korban Kebakaran di Desa Pandan Dulang

Warta Desaku — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) menaruh kepedulian atas musibah kebakaran yang menimpa 2 (dua) Kepala Keluarga (KK) di Dusun III Desa Pandan Dulang, Kecamatan Lawang Wetan, yang terjadi pada hari Selasa tanggal 10 Januari 2023, sekitar pukul 13.30 WIB.

Sebagai bentuk kepedulian dan empati atas musibah tersebut, Pj. Bupati Kabupaten Muba, Drs. H. Apriyadi, M.Si., yang diwakili oleh Camat Lawang Wetan, Candra, S.K.M., langsung meninjau lokasi kebakaran dan memberikan bantuan kepada keluarga Efendi (60) serta Parida (45).

“Kita sangat prihatin dan turut bersedih. Jadi, kita datang beri bantuan. Semoga bermanfaat. Kejadian ini adalah pelajaran bagi kita untuk senantiasa hati-hati ke depannya, terutama pada instalasi listrik yang sudah tua. Karena kita dapat informasi, penyebab kebakaran kemungkinan besar oleh hubungan arus listrik, jadi harus tetap hati-hati. Bila meninggalkan rumah, ingat untuk selalu mematikan listrik.” katanya.

Baca Juga :  Momentum Natal Tekankan Tolerasi Antarumat Beragama dan Terus berbuat kasih

Namun, di tengah musibah yang terjadi, kata Candra, kita patut bersyukur, rasa kekeluargaan dan gotong royong di tengah masyarakat, masih kuat. Karena api berhasil dipadamkan oleh warga sekitar secara gotong royong, lebih kurang pukul 14.00 WIB. Setelah itu, mobil Pemadam Kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan semua titik api.

“Solidaritas dan gotong royong warga, patut kita acungkan jempol. Saat ini, korban kebakaran untuk sementara, tinggal di rumah kerabat.” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa atas kejadian itu, namun perkiraan kerugian mencapai ratusan juta. “Atas nama bapak Efendi, total kerugian mencapai delapan puluh juta rupiah. Sementara Ibu parida, rumahnya hanya terbakar dinding, dengan kerugian sekitar dua puluh juta rupiah.” pungkas Candra. (Eka Sahputra)

Oyong Hairudin for DPRD Kota Palembang 2024

Disclaimer : Semua publikasi yang diterbitkan di media ini, merupakan tanggung jawab penanggung jawab redaksi (Pemimpin Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *