Himbauan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kepada masyarakat untuk melakukan Vaksin Booster
Gubernur Sumsel, Herman Deru, menyaksikan sisa-sia rumah warga Desa Sungsang 1 Kabupaten Banyuasin yang habis dibakar oleh api pada hari Sabtu malam tanggal 2 April 2022. (foto : Humas Pemprov Sumsel)
Gubernur Sumsel, Herman Deru, menyaksikan sisa-sia rumah warga Desa Sungsang 1 Kabupaten Banyuasin yang habis dibakar oleh api pada hari Sabtu malam tanggal 2 April 2022. (foto : Humas Pemprov Sumsel)

Desa Sungsang 1 Terbakar, Gubernur Sumsel Langsung Turun Tangan

WartaDesaku.id — Perhatian Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, terhadap masyarakat yang terdampak musibah, memang patut diacungi jempol. Salah satunya yakni terhadap puluhan korban kebakaran yang terjadi di Lorong Kerangga, Desa Sungsang 1, Kabupaten Banyuasin.

Sebagai pemimpin daerah, Herman Deru bergerak cepat menginstruksikan jajarannya untuk memberikan bantuan kepada para korban. Bahkan, hari Minggu pagi tanggal 3 April 2022, dirinya langsung bergegas ke lokasi kejadian untuk meninjau secara langsung kondisi warganya yang terkena musibah tersebut.

“Setelah mendapatkan laporan terjadinya bencana ini, kita langsung bergegas kesini untuk melihat kondisi masyarakat yang terdampak.” kata Herman Deru.

Beberapa bantuan pun dibawa menuju lokasi kejadian guna meringankan beban warga yang terkena musibah. “Kita juga membawa bantuan untuk para korban. Memang bantuan ini jauh dari kata cukup dengan apa yang dirasakan oleh warga. Tapi setidaknya, ini perhatian dari pemerintah untuk warga. Pemerintah ini akan selalu hadir di saat masyarakat sedang kesusahaan.” tutur Bang HD, sapaan akrabnya.

Bang HD pun berpesan agar masyarakat tetap fokus beribadah dan berdo’a, meskipunu sedang menghadapi musibah tersebut. Dirinya juga memerintahkan Dinas Sosial Sumsel dan pihak lainnya untuk segera mendirikan pusat trauma healing guna meringankan trauma yang dialami oleh para korban pasca kejadian tersebut, khususnya anak-anak.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kita sangat bersyukur, masyarakat disini sangat memegang erat kegotongroyongan dan saling membantu, sehingga kebakaran tidak meluas. Jangan marah pada tuhan, tetap fokus beribadah karena kejadian ini pasti ada hikmahnya asalkan kita tabah menghadapinya. Saya instruksikan Dinas Sosial untuk kerja sama dengan berbagai pihak agar mendirikan tempat trauma healing, khususnya bagi anak-anak yang menjadi korban kebakaran tersebut.” imbuh pelopor program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz itu.

Baca Juga :  Nelayan Desa Ulak Kemang Terima Bantuan Perahu dan Mesin Dari Pemkab Muba

Guna meminimalisir terjadinyanya kebakaran, Bang HD memiliki rencana untuk membuat simpul hydran pemadam api, khususnya di lokasi yang sulit dijangkau oleh pemadam kebakaran. Simpul tersebut menjadi salah satu hal penting sebagai upaya pertama memadamkan api ketika terjadi kebakaran. “Ke depan, kita harus membuat simpul hidran di lokasi padat penduduk seperti ini. Itu upaya agar api tidak semakin meluas ketika terjadi kebakaran.” bebernya.

Selain meninjau dan memberikan bantuan makanan, pakaian, hingga peralatan sekolah, Bang HD juga memberikan bantuan khusus untuk perbaikan rumah bagi 41 kepala keluarga yang menjadi korban kebakaran. Dimana, masing-masing kepala keluarga diberikan bantuan senilai Rp5 juta.

“Untuk 41 kepala keluarga tersebut, Pemerintah Provinsi Sumsel akan memberikan bantuan masing-masing Rp5 juta. Bantuan itu bisa digunakan untuk membangun kembali rumah yang terbakar, sewa, atau yang lainnya sesuai kebutuhan korban. Saya harap, Pemerintah Kabupaten Banyuasin segera mengajukan proses administrasinya, sehingga bantuan itu bisa cepat diberikan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.