Himbauan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kepada masyarakat untuk melakukan Vaksin Booster
Pj. Bupati Muba, Drs. Apriyadi, M.Si., menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Merdeka yang diselenggarakan bersama Ikatan Guru Taman Kanak–Kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Musi Banyuasin di Opproom Pemerintah Kabupaten (Pemkab Muba), pada hari Kamis tanggal 3 November 2022. (foto : put)
Pj. Bupati Muba, Drs. Apriyadi, M.Si., menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Merdeka yang diselenggarakan bersama Ikatan Guru Taman Kanak–Kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Musi Banyuasin di Opproom Pemerintah Kabupaten (Pemkab Muba), pada hari Kamis tanggal 3 November 2022. (foto : put)

Guru PAUD di Muba Jangan Tertinggal, Guru Yang Profesional dan mendidik

WartaDesaku.id — Kompetensi dan kualitas tenaga pendidik di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus ditingkatkan. Termasuk kali ini, di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pj. Bupati Muba, Drs. Apriyadi, M.Si., memboyong sebanyak 700 guru PAUD untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Merdeka.

Bimtek ini diselenggarakan bersama Ikatan Guru Taman Kanak–Kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Musi Banyuasin di Opproom Pemerintah Kabupaten (Pemkab Muba), pada hari Kamis tanggal 3 November 2022.

“Kualitas guru di Muba harus terus ditingkatkan, jangan tertinggal dari daerah lain dan guru di muba harus profesional dan mendidik. Percayalah, dalam bentuk anggaran, Pemkab Muba sangat prioritas, bahkan alokasi di atas 20 persen APBD Kabupaten Muba.” tegas mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muba.

Lanjutnya, Pemkab Muba melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muba berencana akan menaikan alokasi gaji untuk guru, khususnya guru PAUD/TK sederajat di Kabupaten Muba, tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan guru itu sendiri . “Guru PAUD ini kan tenaga Pendidik yang awal membentuk karakter anak, ini penting loh jadi harus diperhatikan betul termasuk kesejateraan mereka.” ujar H. Apriyadi.

Suami dari Bunda PAUD Muba, Asna Aini Apriyadi, mengaku, lebih baik Pemkab Muba mengenyampingkan pembayaran untuk kegiatan lainnya daripada alokasi penggajian untuk guru. “Terus terang, lebih baik kita kesampingkan dulu kegiatan yang lain, daripada harus menunda pembayaran gaji guru.” tegasnya.

Baca Juga :  Belasan Tim Ramaikan Turnamen Sepakbola Bupati Cup

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muba, Drs. Iskandar Syahrianto, M.H., mengatakan, Bimtek ini digelar dalam upaya persiapan pelaksanaan kurikulum merdeka pada satuan pendidikan taman kanak-kanak di Kabupaten Muba.

Lanjutnya, kurikulum merdeka merupakan program nasional yang harus dilaksanakan. “Program merdeka belajar mau tidak mau harus kita ikuti. Program ini ada beberapa episode dan harus kita ikuti. Setiap episodenya kalau tidak kita ikuti, akan bingung.” ujarnya.

Ia menegaskan, Pj Bupati Muba sangat memprioritaskan perhatian kepada sektor pendidikan, terutama kesejahteraan guru. “Kemudian pula soal peningkatan kualitas dan kompetensi guru, menjadi perhatian pak Apriyadi,” terangnya.

Kepala Balai Guru Penggerak Sumsel, Ohorella Erma, M.I.Kom., mengapresiasi Pemkab Muba yang sangat pro aktif dalam peningkatan kualitas dan kompetensi guru di Kabupaten Muba. “Kami sangat apresiasi, Muba luar biasa punya Kepala Daerah seperti Pak Apriyadi yang sangat konsen dalam peningkatan kompetensi guru.” ucapnya.

Ia berharap, daerah lain mempunyai komitmen tinggi seperti Muba dalam memperhatikan dan memprioritaskan upaya peningkatan kualitas guru. “Komitmen Kepala Daerah memang sangat dibutuhkan, semoga Muba semakin lebih baik.” tukasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Muba juga mengucurkan bantuan program beasiswa untuk mahasiswa asal Kabupaten Muba kepada sebanyak 691 mahasiswa. (put)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *