Himbauan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kepada masyarakat untuk melakukan Vaksin Booster
Gus Halim sapaan akrab Abdul Halim Iskandar, menyampaikan kunci penting pengentasan kemiskinan di desa saat menerima audiensi Bupati Kabupaten Rokan Hilir, Afrizal Sintong, beserta 150 Kepala Desa se Kabupaten Rokan Hilir di Jakarta, pada hari Selasa tanggal 9 Agustus 2022. (foto : kemendes.go.id/Wening)
Gus Halim sapaan akrab Abdul Halim Iskandar, menyampaikan kunci penting pengentasan kemiskinan di desa saat menerima audiensi Bupati Kabupaten Rokan Hilir, Afrizal Sintong, beserta 150 Kepala Desa se Kabupaten Rokan Hilir di Jakarta, pada hari Selasa tanggal 9 Agustus 2022. (foto : kemendes.go.id/Wening)

Gus Halim Ungkap Kunci Pengentasan Kemiskinan Di Desa

WartaDesaku.id — Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Republik Indonesia, Abdul Halim Iskandar, menegaskan bahwa data desa jadi kunci penting dalam upaya menyalurkan pembangunan desa. Berbagai program pengentasan kemiskinan di level desa, akan dapat teratasi jika pemutakhiran datanya valid.

Gus Halim sapaan akrab Abdul Halim Iskandar, menyampaikan kunci penting pengentasan kemiskinan di desa saat menerima audiensi Bupati Kabupaten Rokan Hilir, Afrizal Sintong, beserta 150 Kepala Desa se Kabupaten Rokan Hilir di Jakarta, pada hari Selasa tanggal 9 Agustus 2022.

“Kalau mau mengatasi kemiskinan di desa, itu, ya harus by data. Dan data kemiskinan itu, harus valid. Jawaban atas pertanyaan tentang data itu agar jawabannya satu tunggal dan benar, maka jawabannya ada pada kepala desa. Tanyakan ke kepala desa, pasti jawabannya benar. Mengapa demikian? Karena data tersebut milik kepala Desa.” katanya.

Gus Halim juga menerangkan, selama ini banyak pihak yang masih memandang remeh terhadap kemampuan stakeholder desa dalam menyelesaikan masalah, termasuk juga para perangkat desa itu sendiri. “Situasi ini tidak bisa terus dibiarkan, apalagi dari tahun ke tahun performa desa dalam memanajemen Dana Desa maupun program kerja, kian progresif.” ungkapnya.

Agar kepala desa mampu mengatasi kemiskinan berdasarkan fakta di lapangan, Gus Halim memproyeksikan sistem data yang terintegrasi dan terupdate pada setiap pekannya. Hal itu agar dapat diakses dengan cepat oleh seluruh kepala desa.

Baca Juga :  Wamendes PDTT Larang Masyarakat Desa Jual Sertifikat TORA

“Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, sedang menyelesaikan sistem yang dapat memberikan ruang bagi kepala desa untuk menjawab dengan cepat dan tepat.” jelasnya.

Sehingga jika ada pertanyaan berapa data penduduk desa atau berapa data kemiskinan di desa tersebut, maka jawabannya berupa data dari seminggu yang lalu, bukan versi tiga tahun lalu. “Saat ini, pengumpulan data desa hampir rampung kita lakukan. Data-data inilah yang akan menjadi dasar berbagai aksi dalam mempercepat pembangunan desa demi kesejahteraan warga desa.” kata Gus Halim.

Sementara itu, Bupati Rokan Hilir, Afrizal Sintong, menyampaikan bahwa 18 kecamatan di wilayahnya memiliki potensi kekayaan alam yang begitu melimpah. Namun karena dihantam pandemi, roda perekonomian masyarakat Rokan Hilir mengalami penurunan yang drastis. Oleh karena itu, dirinya meminta solusi objektif kepada Mendes PDTT dalam mengentaskan masalah yang dihadapi Kabupaten Rokan Hilir.

“Dari delapan belas Kecamatan di Kabupaten Rokan Hilir ini, merupakan pengasil minyak terbesar di Indonesia. Dulunya penghasil ikan terbesar nomor dua di dunia dan penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia. Sebab ada 42 pabrik kelapa sawit di Kabupaten kami, pak Menteri. Namun karena dihantam pandemi, jadi mengalami penurunan. Karena itu saya berharap ada dukungan pak Menteri mengatasi itu semua.” ujar Afrizal Sintong. (Dayat/OHS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.