Ketua KONI Sumsel, Hendri Zainuddin, saat menghadiri diskusi Penyusunan dan Pembuatan Buku Kiprah KONI Sumsel 2004-2024 di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, pada hari Senin tanggal 19 Desember 2022. (foto : wartadesaku.id/oyong hairudin)
Ketua KONI Sumsel, Hendri Zainuddin, saat menghadiri diskusi Penyusunan dan Pembuatan Buku Kiprah KONI Sumsel 2004-2024 di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, pada hari Senin tanggal 19 Desember 2022. (foto : wartadesaku.id/oyong hairudin)

KONI Sumsel Kumpulkan Kepingan Sejarah 20 Tahun Perjalanan di Sebuah Buku

Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Bidang Pengumpulan dan Pengolahan Data (Pulata) menggelar diskusi Penyusunan dan Pembuatan Buku Kiprah KONI Sumsel 2004-2024.

Kiprah ini dimulai dari Ketua KONI Sumsel yakni Rosihan Arsyad, Syahrial Oesman, Muddai Madang, Alex Noerdin, dan Hendri Zainuddin, dengan prestasi serta gaya kepemimpinan mereka masing-masing.

Diskusi yang digelar di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, pada hari Senin tanggal 19 Desember 2022 itu, dibuka langsung oleh Ketua KONI Sumsel, Hendri Zainuddin, dengan narasumber yakni Dhennie Zainal, Nasrun Umar, Drs. Asnawi P. Ratu, dan dihadiri oleh pengurus KONI dari Kabupaten dan Kota se Sumsel.

Dalam kesempatan tersebut, Hendri Zainuddin mengatakan bahwa melalui pembuatan buku itu, KONI Sumsel mengumpulkan kepingan-kepingan sejarah tentang perjuangan pengurus pada masa 2004-2024.

“Untuk itu, kami pengurus mencoba merangkai, menyusun, dan membuat goresan tinta untuk dibaca oleh pelajar, mahasiswa, dan masyarakat pecinta olahraga, serta para generasi selanjutnya.” ujarnya.

Baca Juga :  Catatan Akhir Tahun SMSI, Dari Urusan Desa Hingga Mancanegara

Sosok yang pernah menjadi Presiden Sriwijaya FC itu menuturkan, ke depan pihaknya menginginkan pembuatan buku sejarah yang berasal dari sisi atlet dan pelatih. Pasalnya, banyak juga kepingan sejarah atlit yang juara nasional hingga internasional, namun tidak terangkum di dalam buku.

“Dan mudah-mudahan melalui diskusi ini, dapat menambah khasanah dalam menyusun buku Kiprah KONI Sumsel 2004-2022.” jelas HZ, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Diskusi Penyusunan dan Pembuatan Buku Kiprah KONI Sumsel 2004-2024, Kawar Dante, mengatakan, perjalanan sejarah KONI Sumsel dimulai pada tahun 2004, saat Sumsel menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Sejarah tuan rumah PON ini, kemudian bagai gayung bersambut dengan penyelenggaraan berbagai multi event, baik nasional maupun internasional. Mulai dari SEA Games, Islamic Solidarity Games, ASEAN University Games, hingga ASIAN Games, serta berbagai single event internasional lainnya.” tutur Kawar Dante.

penulis : Oyong Hairudin
editor : Oyong Hairudin

Oyong Hairudin for DPRD Kota Palembang 2024

Disclaimer : Semua publikasi yang diterbitkan di media ini, merupakan tanggung jawab penanggung jawab redaksi (Pemimpin Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *