Himbauan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kepada masyarakat untuk melakukan Vaksin Booster
Pj. Bupati Kabupaten Muba, Drs. H. Apriyadi, M.Si., saat Rapat Membahas Laporan Finalisasi Sementara Hasil Kajian Evaluasi Kelembagaan Perangkat Daerah Kabupaten Musi Banyuasin oleh Tim Kajian STIA LAN Bandung di Ruang Rapat Serasan Sekate, pada hari Rabu tanggal 10 Agustus 2022. (foto : Akun Facebook Pemkab Muba)
Pj. Bupati Kabupaten Muba, Drs. H. Apriyadi, M.Si., saat Rapat Membahas Laporan Finalisasi Sementara Hasil Kajian Evaluasi Kelembagaan Perangkat Daerah Kabupaten Musi Banyuasin oleh Tim Kajian STIA LAN Bandung di Ruang Rapat Serasan Sekate, pada hari Rabu tanggal 10 Agustus 2022. (foto : Akun Facebook Pemkab Muba)

Pemkab Muba Disarankan Modifikasi dan Merger OPD

WartaDesaku.id — Kinerja dan akselerasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus dipacu, sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pedoman Evaluasi Kelembagaan Instansi Pemerintah yang memperbolehkan setiap tiga tahun sekali boleh dilakukan evaluasi.

“Dinamisasi ini dilakukan agar performa lebih cepat dalam bekerja dan tidak tumpang tindih saat melakukan kebijakan.” ucap Pj. Bupati Kabupaten Muba, Drs. H. Apriyadi, M.Si., saat Rapat Membahas Laporan Finalisasi Sementara Hasil Kajian Evaluasi Kelembagaan Perangkat Daerah Kabupaten Musi Banyuasin oleh Tim Kajian STIA LAN Bandung di Ruang Rapat Serasan Sekate, pada hari Rabu tanggal 10 Agustus 2022.

H. Apriyadi menyebutkan, secara aturan, modifikasi atau merger OPD ini merupakan suatu keharusan dan keputusannya tetap berdasarkan kebijakan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba. Selain itu, upaya merger tersebut juga bagian dari upaya dinamisasi tupoksi kerja dan anggaran. “Jadi STIA LAN Bandung telah memberikan bahan finalisasi dari kajian mereka, untuk kemudian keputusan merger atau modifikasi tetap diputuskan Pemkab Muba.” ucap Ketua Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (FORSESDASI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) itu.

Baca Juga :  Sempat Putus Karena Tidak Punya Handphone dan Kuota, Kini Luna Maya Lanjut Sekolah dan Punya Sepeda Baru

Sementara itu, Tim Kajian STIA LAN Bandung, Ir. Budi Setiawan, mengungkapkan, adapun modifikasi yang harus dilakukan oleh OPD Muba yakni diantaranya untuk urusan wajib pelayanan dasar yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan harus melepas bidang Kebudayaan yang dialihkan ke Dinas Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan.

“Kemudian, Dinas PUPR yang mengurus Penerangan Jalan Umum (PJU) harus dialihkan ke Dinas Perhubungan.” urainya.

Lanjutnya, dari hasil kajian yang dilalukan pihaknya menyimpulkan bahwasannya dari total 33 perangkat kerja akan berkurang 1 menjadi 32 perangkat kerja. “Lalu, dari 24 Dinas akan menjadi 21 Dinas dan ditambah 1 Dinas Baru, serta 6 badan akan menjadi 7 badan. Kemudian, untuk Kecamatan akan dibuatkan kebijakan lokal agar pemetaan kerja bisa lebih baik.” pungkasnya. (ohs)

Paket Umroh Eco Plus + Thaif Hamidah Private Tour and Travel Keberangkatan 3 Januari 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *