Himbauan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kepada masyarakat untuk melakukan Vaksin Booster
Pj. Bupati Kabupaten Muba, H. Apriyadi, meluncurkan Aplikasi SIAPPBUN. (foto : Akun Facebook Pemkab Muba)
Pj. Bupati Kabupaten Muba, H. Apriyadi, meluncurkan Aplikasi SIAPPBUN. (foto : Akun Facebook Pemkab Muba)

Pemkab Muba Launching Aplikasi SIAPPBUN

WartaDesaku.id — Sebagai pemilik komoditas andalan Kepala Sawit dan Karet, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) terus memaksimalkan untuk mempermudah pelaku usaha pada sektor perkembunan untuk melakukan pelaporan-pelaporan. Hal itu juga guna merealisasikan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018.

“Selama ini, laporan pelaku usaha perkebunan di Muba sering telat dan bisa dikatakan kurang taat. Nah, dengan adanya Sistem Aplikasi Pelaporan Pelaku Usaha Perkebunan atau SIAPPBUN ini, bisa memaksa pelaku usaha perkebunan di Muba untuk lebih disiplin.” tegas Pj. Bupati Kabupaten Muba, Drs. H. Apriyadi, M.Si., saat Coffee Morning dengan Pelaku Usaha Perkebunan sekaligus Launching SIAPPBUN oleh Dinas Perkebunan (Dinbun) Kabupaten Muba di Guest Hous Griya Bumi Serasan Sekate, pada hari Rabu tanggal 3 Agustus 2022.

H. Apriyadi mengungkapkan, Aplikasi SIAPPBUN adalah inisiasi digital yang sangat tepat untuk mengatasi kendala pelaporan-pelaporan pelaku usaha selama ini yang sering dihadapi dan melalui aplikasi ini, lebih transparan serta akuntabel. “Apalagi soal pelaporan ini kan sudah diatur dalam Permentan Nomor 5 Tahun 2018, mari kita taati bersama. Kita juga akan menyiapkan sanksi tegas kalau tidak disiplin melalui aplikasi ini.” ucapnya.

Lanjutnya, dengan aplikasi SIAPPBUN, semuanya bisa dilaporkan dengan cepat dan memangkas waktu, tanpa harus melapor dengan datang langsung ke Kantor Dinbun. “Hemat waktu, tidak perlu lagi datang jauh-jauh ke kantor Dinbun Muba.” tuturnya.

Baca Juga :  Pj. Bupati Muba Bakal Bangun Puskesmas di Desa Macang Sakti

Direktur Perbenihan Perkebunan Direektorat Jenderal Perkebunan (Dirjenbun) Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia, Dr. Ir. Saleh Mokhtar, M.P., mengakui bahwa aplikasi SIAPPBUN merupakan suatu terobosan digitalisasi yang sangat positif. “Aplikasi ini sangat baik, perusahaan bisa disiplin dalam pelaporan-pelaporan usaha perkebunannya.” tuturnya.

Dia menambahkan, Pemkab Muba melalui Dinas Perkebunan bergerak sangat cepat dalam mengatasi persoalan-persoalan yang dihadapi selama ini. “Aplikasi SIAPPBUN ini solusi permasalahan yang sering terjadi pada pelaku usaha sektor perkebunan.” terangnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perkebunan Muba, Akhmad Toyibir, mengatakan, saat ini terdata ada sebanyak 54 izin usaha perkebunan skala besar. “Beberapa diantaranya, selama ini tidak melapor. Nah, melalui aplikasi ini, tidak ada alasan lagi untuk tidak melapor.” ucapnya.

Ia menambahkan, dengan adanya aplikasi SIAPPBUN ini, pihaknya tidak akan lagi memberikan toleransi kalau terlambat untuk melapor. “Kalau sudah waktunya close, tentu otomatis di close. Dan ini harus menjadi komitmen kita bersama.” tegasnya.

Selain itu, Lanjut Kadinbun, dari hasil pelaporan yang di upload, akan dilakukan monitoring bersama Forkopimda Muba. “Kalau sudah lapor, kita jemput bola bersama Forkopimda melakukan monev untuk memastikan kebenaran laporan yang telah masuk ke aplikasi SIAPPBUN.” bebernya. (ohs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.