Himbauan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kepada masyarakat untuk melakukan Vaksin Booster
Pj. Bupati Muba, H. Apriyadi, pada acara Pencanangan Desa Cantik di Kabupaten Muba, bertempat di Opproom Pemkab Muba, pada hari Rabu tanggal 3 Agustus 2022. (foto : Humas Pemkab Muba)
Pj. Bupati Muba, H. Apriyadi, pada acara Pencanangan Desa Cantik di Kabupaten Muba, bertempat di Opproom Pemkab Muba, pada hari Rabu tanggal 3 Agustus 2022. (foto : Humas Pemkab Muba)

Pj. Bupati Kabupaten Muba Tambah Honor Operator Desa

WartaDesaku.id — Desa saat ini tidak lagi menjadi objek semata, namun menjadi subjek krusial sebagai ujung tombak pembangunan nasional. Berbagai kebijakan dan pembangunan yang dilakukan, harus mampu menjawab permasalahan yang sedang terjadi. Oleh karena itu, desa harus memiliki data yang lengkap dan akurat, sehingga program-program yang ditawarkan menjadi tepat sasaran.

Sebagai salah satu upaya peningkatan sistem birokrasi yang ringkas dan efesien dalam menjalankan pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) mencanangkan program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) untuk membina, membangun, dan meningkatkan kompetensi aparatur desa, agar mampu memahami statistik di Kabupaten Muba.

Sebanyak 227 desa dan 13 kelurahan se Kabupaten Muba dicanangkan Pj Bupati Muba program Desa Cantik, yang diharapkan tidak hanya mampu menjadi desa yang berdayaguna tetapi juga mampu mengembangkan desanya melalui data yang lengkap dan akurat.

“Banyak keuntungan yang didapat jika program desa cantik berjalan baik, terutama manfaatnya bagi kepala desa, bisa membuat keputusan By Data, bukan By Feeling. Melalui program Desa Cantik ini, diharapkan nantinya sistem informasi desa berbasis masyarakat dapat dioptimalkan.” ujar Pj. Bupati Muba, H. Apriyadi, pada acara Pencanangan Desa Cantik di Kabupaten Muba, bertempat di Opproom Pemkab Muba, pada hari Rabu tanggal 3 Agustus 2022.

Kandidat doktor Universitas Sriwijaya ini juga menyebutkan, dari Program Desa Cantik ini juga setiap desa di Muba diharapkan dapat memiliki data yang lengkap untuk mengambil keputusan di tingkat desa, terutama dalam pengurangan angka kemiskinan dan stunting. Serta dapat dikolaborasikan dengan program-program dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia, seperti IDM (Indeks Desa Membangun), dan kementrian lainnya.

Baca Juga :  Dua Upaya Pj. Bupati Muba Jaga Lingkungan dan Keselamatan Warga

“Bersama BPS, awalnya berencana akan mewujudkan Program Desa Cantik melalui pilot project untuk 14 (Empat Belas) Desa atau kelurahan di Kecamatan Sekayu. Namun melihat manfaat Program Desa Cantik, maka kami mendorong untuk mewujudkan program ini untuk seluruh desa dan kelurahan di wilayah kabupaten Muba.” bebernya.

Dikatakan H. Apriyadi, dirinya akan menambah honorarium operator desa yang dapat dialokasikan dari dana desa, yang besarannya disesuaikan dengan Peraturan Bupati Muba, untuk memberikan semangat para operator desa yang tugas kedepannya semakin bertambah dalam penginputan data desa, selain tugas mereka saat ini.

“Besar harapan kami kepada seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah, camat, kepala desa atau lurah untuk mendukung dan berkolaborasi dan berkomitmen dalam melaksanakan Desa Cantik di wilayahnya masing-masing sebagai sumbangsih pembangunan, khususnya di kabupaten Muba. Semoga pencanangan Program Desa Cantik ini menjadi semangat kepada kita semua untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Muba yang kita cintai.” pungkasnya.

Paket Umroh Eco Plus + Thaif Hamidah Private Tour and Travel Keberangkatan 3 Januari 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *