Himbauan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kepada masyarakat untuk melakukan Vaksin Booster
Pengurus Partai Kebangkitan Nusantara Provinsi Sumatera Selatan sedang menjalani proses Verifikasi Faktual yang dilakukan oleh KPU Sumsel. (foto : edi triono)
Pengurus Partai Kebangkitan Nusantara Provinsi Sumatera Selatan sedang menjalani proses Verifikasi Faktual yang dilakukan oleh KPU Sumsel. (foto : edi triono)

PKN Sumsel Jalani Proses Verifikasi Faktual

WartaDesaku.id — Hari ini, Minggu tanggal 16 Oktober 2022, di Sekretariat Kantor Pimpinan Daerah (Pimda) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Jalan Soekarno Hatta Kota Palembang, jajaran pengurus menerima tim Verifikasi Faktual yang dipimpin secara langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel.

“Dalam pertemuan tersebut, Tim Verifikasi melakukan penelitian terkait komposisi kepengurusan PKN, meliputi jumlah pengurus dan keanggotaan secara struktural, sekurang-kurangnya diisi sebanyak tiga puluh persen oleh perempuan.” ujar Hj. Lucianty, Ketua Pimda PKN Sumsel, saat dikonformasi terkait hasil pertemuan dengan KPU dan Bawaslu tersebut.

Selain itu, dirinya menyampaikan bahwa secara serentak, KPU dan Bawaslu di Kabupaten serta Kota, juga melakukan kunjungan dan penelitian susunan kepengurusan serta kantor sekretariat partai.

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PKN Sumsel, H.M. Albahori, menuturkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan beberapa langkah dan kebijakan guna menyiasati peran dan fungsi dari Bappilu, apabila nanti PKN resmi menjadi Partai Politik peserta Pemilihan Umum (Pemilu) pada tahun 2024 nanti.

Baca Juga :  Open Tournament Volly Tahun 2022 Resmi Digelar

“Dalam waktu dekat ini, kita akan melakukan diskusi publik dengan berbagai topik bersama politisi, akademisi, praktisi, dan mantan birokrasi. Kita akan membahas permasalahan dan isu aktual yang berkembang di masyarakat.” tuturnya.

Sosok yang akrab disapa dengan panggilan Pak Al itu menjelaskan, ketertarikan dalam membahas isu-isu aktual itu, merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi Partai Politik sebagai sarana sosialisasi politik bagi para kader partai dan elite politik. “Kader dan elit partai, harus memiliki kepekaan untuk memberikan pandangan dan imajinasi politik kepada masyarakat, dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Sumsel.” katanya. (ohs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *