Christiano Ronaldo Menangis setelah Portugal kalah 0-1 dari Maroko pada Babak 8 Besar Piala Dunia Tahun 2022. (foto : Instagram.com/martapurainformasi)
Christiano Ronaldo Menangis setelah Portugal kalah 0-1 dari Maroko pada Babak 8 Besar Piala Dunia Tahun 2022. (foto : Instagram.com/martapurainformasi)

Selain Piala Dunia 2022, Inilah 5 Momen Yang Bikin Ronaldo Menangis

WartaDesaku.id — Kemenangan Tim Nasional Maroko dari Portugal dengan skor akhir 1-0 pada pertandingan Pildun yang digelar di Al Thumama Stadium pada hari Sabtu tanggal 10 Desember 2022, menghadirkan kesedihan tersendiri bagi Christiano Ronaldo.

Pasalnya, Pildun tahun 2022 kemungkinan besar akan menjadi tahun terakhirnya turun di pentas sepak bola terbesar di dunia itu. Kegagalan tersebut, menyebabkan Portugal gagal lolos ke babak semi final.

Selain momen kekalahan itu, terdapat lima momen lainnya yang menyebabkan pemain Manchester United itu meneteskan air mata kesedihan. Adapun lima momen itu yakni :

1. Kegagalan di Euro 2004

Tidak ada kegagalan yang menyiksa batin Cristiano Ronaldo, selain kegagalan Portugal menjuarai Euro 2004 di tanahnya sendiri. Cristiano Ronaldo yang kala itu baru berusia 19 tahun, hampir mencetak sejarah dengan membawa Portugal, selaku tuan rumah Euro 2004, keluar sebagai juara.

Hanya saja, ia gagal membawa Portugal menjadi juara, usai gol tunggal Angelos Charisteas membawa Yunani keluar sebagai pemenang.

Pasca peluit panjang dibunyikan, nama Cristiano Ronaldo muda, menangis haru di atas lapangan, sehingga para rekan-rekannya mendatanginya untuk memberi pelukan dan menenangkannya.

Baca Juga :  Sriwijaya FC Tambah Kuota Tiket Penonton Umum

2. Saat Ayahnya Meninggal Dunia

Pada tanggal 6 September 2005 yang lalu, hidup Cristiano Ronaldo diselimuti awan kelam, menyusul berpulangnya sang ayah ke pangkuan Yang Maha Kuasa.

Kepergian sang ayah, membuat Cristiano Ronaldo terpukul. Ia bahkan lebih terpukul lagi saat rekan satu timnya di Manchester United yakni Ruud van Nistelrooy, menyebutnya telah menemukan ayah baru di Old Trafford pada diri Carlos Queiroz.

Ucapan Ruud van Nistelrooy ini, ternyata melukai hati Cristiano Ronaldo yang belum sepenuhnya lepas dari masa berkabung. Karena ucapan rekannya itu, ia pun menangis haru karena terkenang sang ayah yang telah berpulang.

3. Ballon d’Or 2013

Cristiano Ronaldo tidak hanya menitikkan air mata saat sedang bersedih. Saat momen penuh suka cita pun, ia tidak segan menangis, seperti saat meraih Ballon d’Or pada tahun 2013.

Cristiano Ronaldo terlihat menangis di panggung kala menerima penghargaan Ballon d’Or 2013 yang merupakan Ballon d’Or keduanya kala itu.

Tangis bahagia Cristiano Ronaldo ini, diyakini banyak pihak sebagai ungkapan ekspresi atas kerja kerasnya yang akhirnya bisa meruntuhkan hegemoni Lionel Messi di penghargaan tersebut.

Oyong Hairudin for DPRD Kota Palembang 2024

Disclaimer : Semua publikasi yang diterbitkan di media ini, merupakan tanggung jawab penanggung jawab redaksi (Pemimpin Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *