Himbauan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kepada masyarakat untuk melakukan Vaksin Booster
Pj. Bupati Muba, Drs. Apriyadi, M.Si., dengan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Muba dengan Pimpinan Partai Politik, Organisasi Perangkat Daerah dan Tokoh Masyarakat yang tergabung di dalam Forum Kerukunan Umat Beragama, Forum Pembaruan Kebangsaan dan Forum kewaspadaan dini masyarakat tingkat Kabupaten Muba berlangsung di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, pada hari Rabu tanggal 23 November 2022. (foto:put)
Pj. Bupati Muba, Drs. Apriyadi, M.Si., dengan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Muba dengan Pimpinan Partai Politik, Organisasi Perangkat Daerah dan Tokoh Masyarakat yang tergabung di dalam Forum Kerukunan Umat Beragama, Forum Pembaruan Kebangsaan dan Forum kewaspadaan dini masyarakat tingkat Kabupaten Muba berlangsung di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, pada hari Rabu tanggal 23 November 2022. (foto:put)

Sinergi Mewujudkan Stabilitas Politik dan Mempertahankan Zero Konflik di Muba

WartaDesaku.id — Suasana hangat penuh dengan keakraban menyelimuti rangkaian acara ramah tamah Pj. Bupati Muba, Drs. Apriyadi, M.Si., dengan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Muba dengan Pimpinan Partai Politik, Organisasi Perangkat Daerah dan Tokoh Masyarakat yang tergabung di dalam Forum Kerukunan Umat Beragama, Forum Pembaruan Kebangsaan dan Forum kewaspadaan dini masyarakat tingkat Kabupaten Muba berlangsung di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate, pada hari Rabu tanggal 23 November 2022.

Pada kesempatan yang sama, Pj Bupati H. Apriyadi juga mengukuhkan tiga forum kepengurusan yaitu forum Kerukunan umat beragama, forum Pembaruan Kebangsaan dan forum kewaspadaan dini masyarakat tingkat Kabupaten. Dikatakan Apriyadi, tujuan dibentuknya forum tersebut sebagai wadah bagi pimpinan daerah di dalam merumuskan kebijakan pemeliharaan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat serta penyelesaian masalah aktual dan krusial di tengah-tengah masyarakat yang dapat mengganggu proses pembangunan daerah.

“Kegiatan silaturahmi daerah ini, merupakanbentuk aksi nyata pelaksanaan amanah Undang-Undang nomor 23 tahun 2014. Untuk memantapkan hubungan koordinatif dan kerjasama antar instansi vertikal, lintas perangkat daerah, partai politik dan tokoh masyarakat di dalam pemeliharaan stabilitas politik dan mempertahankan zero konflikdi wilayah Kabupaten Muba.”ucapnya. Apriyadi juga menyampaikan ucapan kepada yang telah dikukuhkan, dan berharap dapat menjalankan amanah dan tanggungjawab dengan sebaik-baiknya. Ia juga berpesan kepada camat, agar segera mengukuhkan kepengurusan forum-forum ini di masing-masing kecamatan.

Baca Juga :  Lepas Atlet POPDA Sumsel, Pj. Bupati Muba Yakin Bisa Juara

“Ketiga forum ini memiliki peran dan fungsi yang sangat penting guna membantu pemerintah daerah di dalam pemeliharaan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Utamanya adalah mewujudkan kerukunan suku, agama, ras dan antar golongan di wilayah kabupaten Muba. Hari ini, kita juga melaksanakan kegiatan diseminasi Forkopimda Kabupaten Muba. Diseminasi ini bertujuan meningkatkan hubungan yang harmonis antara pimpinan daerah dengan elemen terkait dalam upaya pemeliharaan stabilitas politik dan mempertahankan zero konflik di wilayah Kabupaten Muba.” ungkapnya.

Terakhir Pj Bupati Apriyadi mengingatkan kepada kita semua, “Untuk selalu meningkatkan sinergitas memasuki tahun-tahun politik menjelang pemilu serentak tanggal 14 Februari 2024 dan Pilkada serentak tanggal 27 November 2024, di dalam upaya cipta kondisi yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Muba.” tandasnya. Senada, dalam laporan Kabag Kesbangpol Muba Jonny Martohonan, A.P, M.M mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan tersebut untuk meningkatkan sinergisitas antara pimpinan daerah dengan elemen pemerintahan, partai politik dan masyarakat diwilayah Kabupaten Muba.

“Dengan adanya pertemuan dan pengukuhan ini diharapkan terjalinnya hubungan koordinatif, kerjasama aktif serta terbangunnya komunikasi dua arah antara pimpinan daerah, instansi vertikal, pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.” pungkasnya. (put)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *