Himbauan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan kepada masyarakat untuk melakukan Vaksin Booster
Herman Deru, menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Sumsel Periode 2022-2027 di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, pada hari Senin tanggal 19 September 2022.. (foto : Mifta)
Herman Deru, menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Sumsel Periode 2022-2027 di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, pada hari Senin tanggal 19 September 2022.. (foto : Mifta)

Tiga Pesan Gubernur Sumsel Bagi Pengurus ABPEDNAS

WartaDesaku.id — Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Sumsel Periode 2022-2027 di Hotel Swarna Dwipa, Palembang, pada hari Senin tanggal 19 September 2022.

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru berharap, organisasi itu dapat menjembatani aspirasi masyarakat. Karena itu, keberadaannya di tingkat desa, harus memhami kondisi di lapangan.

Kemudian, sosok yang akrab disapa dengan panggilan Bang HD itu juga menginginkan agar ABPEDNAS Sumsel dapat menjalankan tugas serta fungsinya sebagai mitra kepala desa, menjadi jembatan bagi masyarakat menyampaikan aspirasi agar roda pemerintahan di desa dapat berjalan dengan demokratis.

“Jangan tinggalkan tugas pokok BPD sebagai penyambung lidah masyarakat kepada pemerintah. Tidak ada artinya organisasi ini, jika tidak ada praktek yang memberikan kemaslahatan kepada masyarakat.” katanya.

Untuk itu, Bang HD meminta kepada ABPEDNAS agar dapat mengayomi dan menjebatani aspirasi masyarakat, karena ini adalah salah satu tugas pokok organisasi tersebut.

Baca Juga :  Abdul Halim Iskandar Beberkan 3 Prinsip Dasar Membangun Desa Wisata

“Kepengurusan ini, agar selalu menjaga marwah organisasi untuk membangun kepercayaan masyarakat yang berada di desa. Dengan attiude yang baik sebagai alat untuk menyampaikan aspirasi.” terangnya.

Selain itu, Pelopor Program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz itu juga meminta kepada ABPEDNAS untuk tetap menjaga soliditas dalam berorganisasi, dengan mempelajari semua peraturan yang ada. Mulai dari Peraturan Presiden, Peraturan Menteri, Peraturan Gubernur, Peraturan Bupati, dan Peraturan Desa itu sendiri.

“Dalam membuat Peraturan Desa itu, harus betul-betul dikawal, jangan sampai pada pasal tertentu yang justru merugikan masyarakat atau keberlangsungan adat istiadat desa yang sudah ada sebelumnya. Dalam organisiasi ini perlu solid, mulai dari perangakat desa hingga tingkat RT, agar tujuan mensejahterakan rakat akan berjalan dengan lancar.” tegas Bang HD. (fir/buy)

Paket Umroh Eco Plus + Thaif Hamidah Private Tour and Travel Keberangkatan 3 Januari 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *